Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)PT Equityworld Futures Medan-Harga saham bank-bank besar yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok dalam pada perdagangan pagi ini, Kamis (11/6/2020). Koreksi dalam saham-saham bank berkapitalisasi besar tersebut membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles 2% lebih.

Berdasarkan data perdagangan BEI, pada pukul 09.05 WIB, harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) drop 6,92% ke level harga Rp 4.570/unit. Lalu saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terjun 6,86% ke level harga Rp 4.210/unit.

Demikian pula dengan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terkoreksi 3,30% ke level harga Rp 2.930/unit. Dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) drop 2,24% ke level Rp 28.350/unit.
Kejatuhan saham tersebut sempat membuat IHSG terjun lebih dari 2%. Nilai transaksi pagi ini tercatat mencapai Rp 1,14 miliar dan asing membukukan net sell Rp 47,70 miliar di seluruh pasar.

Saham yang paling banyak dijual investor asing antara lain, saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp 35,8 miliar. Lalu saham Bank Mandiri senilai Rp 14 miliar dan saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR) senilai Rp 6,2 miliar.

Mayoritas busa Asia hari ini terpantau merah, Hang Seng Index di Bursa Hong Kong turun sebesar 0,60%, Nikkei di Jepang terapresiasi sebesar 1,23%, sedangkan STI Singapore juga anjlok 1,86%.

Dari Bursa saham kiblat dunia, Amerika Serikat (AS) juga anjlok pada perdagangan Rabu tadi malam (10/6/2020) atau Kamis pagi waktu Indonesia, setelah investor melanjutkan merealisasikan keuntungan (profit taking).
Indeks Dow Jones anjlok 1,04% atau turun 282,31 poin ke level 26.989,99. Selanjutnya S&P 500 yang juga ikut terdepresiasi 0,53% atau amblas17,04 poin ke level 3.190,14, sementara Nasdaq berhasil menanjak sebesar 0,67% atau terbang 66,60 poin ke level 10.020,35.

Nasib Indeks Dow Jones dan Nasdaq bak bumi dan langit. Dow Jones terpaksa terlempar dari angka psikologisnya 27.000, sementara Nasdaq berhasil membukukan rekor penutupan tertinggi sepanjang masa (all time high) menembus angka 10.000

Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan