Tags

, , ,

Foto: CNBCEquity World Medan -Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali menguat. Pagi ini dolar AS berada di level Rp 14.610. Rupiah pun berpotensi kembali lagi ke level Rp 15.000-an.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai, dolar AS bisa balik lagi ke kisaran Rp 15.000 jika Bank Sentral Amerika Serikat (the Fed) kembali menaikkan suku bunga di akhir tahun ini.

“Secara umum Januari belum ke arah Rp 15.000, kecuali the Fed naikkan suku bunga di 18-19 Desember. Impact-nya kan bisa sampai Januari,” kata dia saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Jika suku bunga Bank Sentral AS tidak naik, seharusnya hingga akhir tahun rupiah tidak akan sampai ke level Rp 15.000 terhadap dolar AS.

“Kalau ke Rp 15.000 dalam 1-2 minggu ke depan belum,” sebutnya.

Selain itu, harapannya cadangan devisa (cadev) yang ada masih mampu menopang rupiah sampai akhir tahun.

“Ada faktor lain kenapa Rp 15.000 nggak akan segera karena cadev naik, bisa digelontorkan. BI dan pemerintah juga berkepentingan di akhir tahun memberi optimisme. Kalau rupiah Rp 15.000 akhir tahun, mau bicara apa lagi di Januari 2019,” tambahnya.
Baca juga: Balik Gencet Rupiah, Dolar AS Naik 400 Poin dalam Sepekan

Sumber : detik.com

PT. Equityworld Medan
EWF Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2018
Loker EWF Medan